BAB I
PENDAHULUAN
Tanaman kacang merupakan salah satu tanaman komoditi,karena selain merupakan sebagai sumber protein nabati yang cukup tinggi,juga merupakan sebagai komoditas yang laku dijual misalnya sebagai kacang bawang ,kacang kering maupun makanan tradisional lain yang berbahan baku kacang.Tanaman kacang tanah banyak di budidayakan oleh masyarakat.
Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman polong-polongan maupun tanaman berminyak.Tanaman ini digunakan langsung atau untuk pangan dan dapat diproses menjadi minyak dan pakan ternak atau digunakan untuk produksi gula_gula sedangkan hijauannya juga merupakan pakan ternak yang bergisi(Musangi dan soneji,1976)
Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman polong-polongan atau legum kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan namun saat ini telah menyebar ke seluruh dunia yang beriklim tropis atau subtropis. Republik Rakyat Cina dan India merupakan penghasil kacang tanah terbesar dunia.
Arachis hipogea L, adalah tanaman semusim anggota keluarga Papilionaceae (deret Corollinaceae). Bentuk – bentuk yang di usahakan menunjukkan variasi besar dalam sifat pertumbuhan dan sifat – sifat lainnya, tetapi semua menunjukkan keistimewaan bahwa pemasakan buahnya terjadi di bawah tanah (geokarpi). Pola percabangan di atas tanah, yang pada dassarnya mempunyai satu bidang pokok (monopodial), merupakan pokok klasifikasi deskripif seksama yang telah memberikan suatu pemisahan utama antara bentuk – bentuk tanaman yang mengandung sifat – siufat khas yang membedakan lainnya seperti kelakuan dan jumlah biji per polong.
BAB II
ISI
KLASIFIKASI
Kacang tanah merupakan tanaman yang termasuk dalam genus Arachis . Klasifikasi dari tanaman kacang adalah sebagai berikut:
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Fabales
Familia : Fabaceae
Subfamilia : Faboideae
Tribe : Aeschynomeneae
Genus : Arachis
Spesies : A. hypogaea
MORFOLOGI
Secara umum bagian – bagian tanaman kacang tanah dapat dideskripsikan sebagai berikut :
1.Daun
Daun pertama yang tumbuh dari biji adalah kotiledon.Daun pertama tersebut terangkat keatas permukaan tanah selagi biji kacang tanah berkecambah.Daun berikutnya berupa daun tunggal dan berbentuk bundar.
Pada pertumbuhan selanjutnya tanaman kacang tanah membentuk daun majemuk bersirip genap,terdiri atas empat anak daun dengan tangkai daun agak panjang.Helaian anak daun ini beragam : ada yang berbentuk bulat,elips,dan agak lancip,tergantung varietasnya.
Permukaan daun ada yang tidak berbulu dan ada yang berbulu.Bulu daun ada yang sedikit dan pendek,sedikit dan panjang,banyak dan pendek ,ataupun banyak dan panjang.
2.Batang
Batang tanaman kacang tanah tidak berkayu dan berbulu halus,ada yang tumbuh menjalar dan ada yang tegak.Tinggi batang rata-rata sekitar 50 cm,namun ada yang mencapai 80cm.Tanaman yang bertipe menjalar tumbuh kesegala arah dan dapat mencapai garis tengah 50 cm,bagian bawah batang merupakan tempat menempelnya perakaran tanaman.Batang diatas permukaan tanah berfungsi sebagai tempat pijakan cabang primer yang masing-masing dapat membentuk cabang sekunder.
Pada cabang primer terbentuk cabang sekunder yang kemudian tumbuh cabang tersier.Batang dan cabang kacang tanah terbentuk bulat,bagian atas ada yang berbentuk agak persegi,sedikit berbulu dan berwarna hijau.
3.Akar
Kacang tanah berakar tunggang yang tumbuh lurus ke dalam tanah,pada akar tunggang tersebut tumbuh akar cabang dan diikuti akar serabut.Akar kacang berfungsi sebagai penopang berdirinya tanaman serta alat penyerapan air dan zat hara serta mineral dari dalam tanah.Cabang dan akar rambut berperan untuk memperluas permukaan akar guna meningkatkan daya serap tanaman tersebut.Pada pangkal dan cabang akar tunggang kacang tanah biasanya terdapat bintil-bintil bakteri Rhizobium yang berperan dalam penyerapan nitrogen dari udara bebas
4.Bunga
Bunga kacang tanah mulai muncul dari ketiak daun pada bagian bawah tanaman yang berumur antara 4-5 minggu dan berlangsung hingga sekitar 80 hari setelah tanam.Bunga berbentuk kupu-kupu (Papilionaceus), berukuran kecil dan terdiri atas lima daun tajuk.
Dua diantara daun tajuk tersebut bersatu seperti perahu.Disebelah atas terdapat sehelai daun tajuk yang paling lebar yang dinamakan bendera (Vexillum), sementara di kanan kiri ada dua daun tajuk yang disebut sayap (ala).Tangkai berwarna putih yang sebenarnya adalah tabung kelopak.Corolla berwarna kuning.Bendera mahkota bergaris merah pada pangkalnya.
5.Buah
Buah kacang tanah berada didalam tanah setelah terjadi pembuahan bakal buah tumbuh memanjang dan nantinya akan menjadi tangkai polong.Pada saat pembentukan polong, kelembaban dan kegemburan tanah sangat penting.Sebab banyak air setelah berbunga bukan saja mempermudah ginofora menembus lapisan tanah, tetapi juga mempertinggi persentase tumbuhan.
6.Biji
Biji kacang tanah terdapat dalam polong.Kulit luar (Testa) bertekstur keras, berfungsi untuk melindungi biji yang berada didalamnya.Biji terdiri atas lembaga dan keping biji, diliputi oleh kulit ari tipis (Tegmen).Biji berbentuk bulat agak lonjong atau bulat dengan ujung agak datar karena berhimpitan dengan biji lain di dalam polong.Warna biji bervariasi: merah jambu, coklat, merah, merah tua, dan ungu.
TAKSONOMI
Arachis hipogea L, adalah tanaman semusim anggota keluarga Papilionaceae (deret Corollinaceae). Bentuk – bentuk yang di usahakan menunjukkan variasi besar dalam sifat pertumbuhan dan sifat – sifat lainnya, tetapi semua menunjukkan keistimewaan bahwa pemasakan buahnya terjadi di bawah tanah (geokarpi). Pola percabangan di atas tanah, yang pada dassarnya mempunyai satu bidang pokok (monopodial), merupakan pokok klasifikasi deskripif seksama yang telah memberikan suatu pemisahan utama antara bentuk – bentuk tanaman yang mengandung sifat – siufat khas yang membedakan lainnya seperti kelakuan dan jumlah biji per polong.
ASAL DAN PENYEBARAN
Spesies genus Arachis berasal dari Amerika selatan teopik dan suptropik dari Argentina sebelah utara sampai Amazona.Tanaman ini sekarang hamper diseluruh dunia di iklim tropic,suptropik atau suhu hangat yang tanahnya netral,ringan atau alkalin dan curah hujan atau pengairan menyediakan paling sedikit 450 mm air permusimtumbuh.pertanaman tersebut biasanya terbatas didaerah –daerah dataran rendah yang krtiggiannya kuran daripada 1500m walaupun beberapa varietas dapat tumbuh baik pada ketinngian-ketingian yang lebih tinni(smart,1978) kadang kacang tanah tumbuh paling baik dalam kisaran suhu 25 sampai 35derajat celcius dan tidak tahan terhadap embun dingin
STRUKTUR VEGETATIF
Pertumbuhan kacang tanah sejak penanaman sampai masak memakan waktu dari 80 sampai 200 hari, tergantung pada varietas. Waktu pemasakan juga tergantung pada lingkunga; suhu hangat khususnya mempercepat kemasakan. Walaupun demikian, waktu sampai kemasakan tidak mempunyai persyaratan satuan panas yang khas.
Sistem Tunas
Kebanyakan varietas mempunyai suatu habitus tegak (bunch), cabang – cabang samping jarang yang melebihi panjang batang pokok. Pada varietas menjalar (runer) cabangt agk menjalar, dan tajuk daun agak terbuka. Sifat menjalar bergantung pada zat penghambat giberelin endogen yang mengubah tanggapan geotropic system tunas. Daun majemuk menempel pada batang dan cabang salah satu fitotaksis.
PERKECAMBAHAN
Perkecambahan adalah pertengahan antara antara epigeal dan hipogeal, keping-keping biji biasanya sampai pada permukaan tanah saja dan tetap disana.Perlakuan biji sering memperbaiki perkecambahan.Pada waktu berkecambah kandunga minyak menurun dari kira-kira 50 % menjadi 18,5 % setelah 140 jam perkecambahan.Pada hari ke-5 selama perkecambahan, protein total ,α-arakhin dan α-conarakhin semua berkurang sampai kira-kira setengah jumlah hasilnya.Hasil perombakan diteruskan ke embrio
REPRODUKSI
Produksi Bunga
Varietas Spanish dan Valencia mempunyai fase pembungaan yang lebih pendek dari pada variatas Virginia tetapi mulai berbunga lebih awal,sekitar 35 hari setelah penanaman.Perbungaan (inflorecense) merupakan bulir – bulir yang mampat yang berkembang pada ketiak – ketiak daun majemuk dan batang pokok.
Bunga – bunga pertama berkembang dari kuncup – kuncup ketiak cabang lateral pertama dan kebanyakan bunga di hasilkan pada cabang – cabang pertama tersebut. Bunga – bunga tunggal muncul berurutan pada masing – masing perhubungan.
Tanaman mempunyai kelakuan pertumbuhan tak terbatas. Bunga – bunga pertama muncul pada kira – kira 30 atau 40 hari setelah penanaman dan tanaman dapat terus menghasilkan bunga – bunga selama kebanyakan sisa waktu pertumbuhannya. Laju munculnya bunga meningkat sampai suatu maksimum dan kemudian menurun lagi sementara beban buah meningkat dan tanaman mendekati kemasakan. Kerontokan bunga yang merupakan sifat khas tanaman legume lain seperti kacang hijau dan kacang tunngak, nampaknya tidak terjadi pada kacang tanah, bahkan ketika suhu harian di keduhan mencapai 45 C.
Penyerbukan dan Pembuahan
Tanaman kacang tanah adalah terpercampurkan sendiri (self-compatible) dan hampir seluruhnya di buahi sendiri. Pembuahan bersifat kleistogam. Walaupun sruktur khasnya zigomorf dan himenoptetus, bunga – bunga nampaknya tidak tergantung pada serangga untuk penyerbukannya.
Persilangan alami pada kacang tanah relative tak umum, lebah merupakan perantara penyerbukan silang alami. Kekerapan penyerbukan silang yang di sebut di atas adalah cukup untuk memunculkan tanaman menyimpang (off-t ype) yang kadang – kadang sampai serring dapat terjadi pada lini – lini yang sebenarnya homozygote atau lahan petani dan merupakan suatu sumber keanekaragaman untuk dimanfaatkan.
Bunga-bunga secara khas muncul dari kuncup pada malam hari dan malam hari berikutnya mahkota telah layu.
Pembentukan megaspore (megasporogenesis) dan peristiwa-peristiwa yang menuju pada pembuahan (syngamy). Pembentukan gamet terjadi pada serempak dalam kepala sari dan bakal bijipada bunga yang sama. Penyerbukan sendiri secara alami biasanya terjadi pada waktu dekat sebelum daun-daun bunga berkembang. Tepung sari lepas pada waktu fajar dan sembilan jam kemudian kebanyakan tabung tepung sari telah mencapai dasar tangkai kepala putik ; 12,5 jam setelah antesis sebuah tabung tepung sari memasuki masing-masing mikropil (micropyle), menembus kantong embrio dan melepaskan gamet-gametnya. Pembuahan ganda terjadi 10 sampai 18 jam setelah penyerbukan dalam kebanyakan bakal biji. Dua puluh empat jam setelah antesis tinggal sedikit telur yang tak di buahi dan kebanyakan endosperma telah berinti dua.
Setelah pembuahan sel-sel tepat didasar bunga (reseptacle) membelah cepat, dan terutama dalam suatu bidang membujur. Jaringan yang berkembang cepat tersebut membentuk suatu ginofor atau kartofor. Ginifor yang terbentuk suatu bunga diatas tanah tumbuh miring keatas kira-kira 0,5cm sebelum membelok kebawah secara tajam.sementara ia memanjang, ia membawa bakal buah yang sedang berkembang kedalam ujungnya, yang dilindungi oleh suatu tudung yang sel-selnya berlignin.
Bila ginofor mencapai tanah ia akan menembus tanah asalkan tanahnya gembur. Bagian ginofor di bawah tanah menghasilkan rambut-rambut akar dan ujungnya membelok kedalam suatu kedudukan mendatar. Bakal buah terminal dan biji-biji kemudian mulai menggembung. Ada suatu kenaikan yang nyata dalam aktivitas pembelahan sel dalam biji-bij pada saat ujung ginofor yang mengandungnya telah memasuki tanah. Embrio dan endosperm biji-biji bagian ujung tumbuh lebih lambat daripada biji-biji bagian pangkal, dan biji-biji bagian ujung sering kali mati lebih awal
Pengendalian lingkungan terrhadap pertumbuhan vegetatif dan reproduktif
Cahaya dan suhu
Smith (1954) menyimpulkan bahwa induksi bunga tidak tergantung fotoperiode, dan ini telah dibenarkan (Alegre, 1957; Fortanier, 1957). Tanaman kacang tanah tidak mempunyai fase juvenile yang nyata dan paling sedikit dalam satu varietas, bunga didapatkan ketiak-ketiak keeping-keping biji segera setelah perkecambahan. Walaupun demikian, panjangnya fotoperiode dapat mempengaruhi laju bunga yang terbentuk. Fortanier (1957) menunjukkan bahwa pemanjangan fotoperiode dengan cahaya intensitas tinggi meningkatkan laju terbentuknya bunga.
Faktor-faktor lain
Fotoperiode mempengaruhi jumlah relative pertumbuhan vegetatif dan reproduktif, tetapi keseimbangan bergantung juga pada suhu Wynne dkk. Mereka menunjukkan bahwa tanaman pada suhu 30/26 C berbunga lebih awal; mereka juga lebih tinggi dan lebih berat dengan lebih banyak bunga dan ginofor daripada tanaman yang ditanam dalam kedua lingkungan suhu lainnya, tanpa memperhatikan fotoperiode. Oleh karena itu suhu adalah lebih penting bagi sifat-sifat tersebut. Walaupun demikian, jumlah polong sangat dipengaruhi oleh fotoperiode; jauh lebih banyak dihasilkan pada hari-hari pendek daripada hari-hari panjang.
BABIII
KESIMPULAN
Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman polong-polongan atau legum kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan namun saat ini telah menyebar ke seluruh dunia yang beriklim tropis atau subtropis. Republik Rakyat Cina dan India merupakan penghasil kacang tanah terbesar dunia.
Klasifikasi dari kacang tanah adalah:
Divisio : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Fabales
Familia : Fabaceae
Subfamilia : Faboideae
Tribe : Aeschynomeneae
Genus : Arachis
Spesies : A. hypogaea
Tanaman kacang tanah adalah terpencampuran sendiri (self-compatible) dan hampir seluruhnya dibuahi sendiri. Pembuahan bersifat kleistogam. Walaupun sruktur khasnya zigomorf dan himenoptetus, bunga – bunga nampaknya tidak tergantung pada serangga untuk penyerbukannya.
Persilangan alami pada kacang tanah relative tak umum, lebah merupakan perantara penyerbukan silang alami. Kekerapan penyerbukan silang yang di sebut di atas adalah cukup untuk memunculkan tanaman menyimpang (off-t ype) yang kadang – kadang sampai serring dapat terjadi pada lini – lini yang sebenarnya homozygote atau lahan petani dan merupakan suatu sumber keanekaragaman untuk dimanfaatkan.
Tanaman mempunyai kelakuan pertumbuhan tak terbatas. Bunga – bunga pertama muncul pada kira – kira 30 atau 40 hari setelah penanaman dan tanaman dapat terus menghasilkan bunga – bunga selama kebanyakan sisa waktu pertumbuhannya. Laju munculnya bunga meningkat sampai suatu maksimum dan kemudian menurun lagi sementara beban buah meningkat dan tanaman mendekati kemasa
DAFTAR PUSTAKA
http://st4rry.blog.friendster.com/2008/06/anatomi-dan-morfologi-kacang tanah/arachis hypogaea.
http://b0cah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=328&Itemid=40
Peter R. Goldworthy dan N.M. Fisher. 1984.Fisiologi tanaman budidaya tropik.Yogyakarta: UGM Press.
http://www.proseanet.org/florakita/browser.php?pcategory=12
http://www.ikisan.com/Images/gnt_hy_hybridization13.jpg
http://waynesword.palomar.edu/
http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://content.answers.com/main/content/wp/en-commons/thumb/c/ce/240px-Koeh-
http://id.wikipedia.org/wiki/Kacang_tanah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar